Keinginan untuk memiliki hewan peliharaan bagi sebagian traveler ini mungkin tidak patut dicontoh karena mereka menyelundupkannya. Dari Fox News, Selasa (12/11/2013) berikut aneka hewan liar yang pernah ada di bandara:
1. Kura-kura di Bandara China
Juli lalu, ada seorang traveler yang berusaha menyelundupkan kura-kura. Bagaimana caranya? Dengan memasukkannya di burger! Burger itu ia masukkan lagi ke dalam boks KFC. Saat melewati pemindai sinar X, terungkaplah semua itu.
Tapi, pria ini tidak mau mengaku sama sekali bahwa ia memiliki kura-kura. Meski sudah ditangkap, pria ini tetap bersikeras ia tidak tahu menahu kura-kura tersebut ada di dalam burgernya. Menyedihkannya, kura-kura ini dibungkus di plastik burger dan berlumuran mayonaise.
2. Bayi macan tutul, panther, monyet dan beruang di Bandara Thailand
Tahun 2011, seorang traveler pria ketahuan menyelundupkan bayi macan tutul, panther, monyet dan beruang di Bandara Internasional Bangkok, Thailand. Masing-masing anak hewan ini dibius dan dimasukkan ke dalam koper penuh boneka
3. Burung kolibri di Amerika Selatan
Tidak ingin ketahuan, turis asal Belanda memasukkan lebih dari selusin burung kolibri di dalam celana dalamnya. Tapi, bagaimanapun, tetap saja ketahuan oleh pihak keamanan di Bandara Rochambeau, Cayenne, French Guiana.
Setiap burung yang diselundupkan dibungkus dengan kaus. Agar tidak bergerak dan kabur, burung-burung ini dibius. Kasihan. Untungnya, niat jahat pria ini ketahuan dan dirinya pun ditahan oleh yang berwajib.
sumber | oke77.blogspot.com | http://travel.detik.com/read/2013/11/12/124730/2410444/1382/2/aneka-cara-penyelundupan-hewan-paling-aneh-di-bandara
komentar :
| Selengkapnya |







Tuatara
ini adalah salah satu hewan yang pernah hidup di masa dinosaurus masih
ada. Ia telah hidup dan berkembang sejak 200 juta tahun yang lalu.
Tuatara dapat hidup sampai dengan 200 tahun.
Dikenal
dengan nama Paus Arktik. Paus Akrtik ini merupakan mamalia yang
mengagumkan, karena ia pernah ditemukan dengan ujung tombak gading masih
ada di daging mereka, ujung tombak tersebut merupakan usaha penangkapan
yang gagal dari 200 tahun yang lalu. Paus Arktik ini juga sejauh ini
merupakan mamalia dengan hidup terlama di dunia. Dapat hidup sampai
dengan 211 tahun.
Ikan
yang lebih dikenal dengan ikan mas atau ikan hias peliharan ini dapat
hidup lebih dari 200 tahun. Ikan Koi tertua yang pernah ditemukan adalah
ikan koi dari Jepang dengan nama Hanako yang telah mati pada usia 226
tahun.
Dikenal
juga dengan nama tabung cacing, yang memiliki ciri-ciri warna warni dan
tinggal di sepanjang ventilasi hidrokarbon dasar laut. Mereka diketahui
hidup sampai dengan 170 tahun, tetapi banyak ilmuwan yang mengatakan
bahwa mereka dapat hidup sampai dengan 250 tahun lamanya.
Hewan
yang dikenal dengan umur dan cangkanya yang keras ini memang adalah
hewan yang memiliki umur paling panjang di dunia. Salah satunya adalah
Kura-kura Galapagos dengan nama Harriet. Harriet mati karena gagal
jantung pada usia 175 bulan Juni 2006. Adapun kura-kura raksasa Aldabra
yang juga telah mati dengan nama Adwaita pada usia 250 tahun.
Hewan dengan nama latin Artical Islandia ini
merupakan kerang yang dapat dimanfaatkan secara komersial. Umur dari
kerang ini dapat dilihat dari warna gelap pada cangkang. Beberapa
spesimen yang dikumpulkan diperkirakan telah hidup lebih dari 400 tahun
dan masih hidup.
Mahluk
dari Samudra Antartika ini memiliki laju pertumbuhan yang sangat lambat
dan ia juga tidak bergerak, hal ini mungkin disebabkan oleh suhu yang
sangat rendah dari Samudra Antartika itu sendiri. Ada yang memperkirakan
bahwa umur tertua yang pernah ditemukan dari hewan ini adalah 1.550
tahun lamanya.
Inilah
hewan menakjubkan yang disebabkan oleh keabadiannya. Spesies ubur-ubur
ini mungkin adalah salah satu hewan di dunia yang benar-benar telah
mencapai keabadian. Hal ini disebabkan oleh siklus hidupnya yang dari
tahap dewasa ke tahap immature polyp lalu diulang lagi, mungkin tidak
ada batas dari jangka kehidupannya. Oleh keabadiannya inilah, individu
jenis ubur-ubur ini sangat impulsif. Dr. Maria Miglietta dari Institut
Smothsonian Tropical Marine mengatakan "We are looking at a worldwide
silent invasion" (Kita melihat invasi diam-diam skala dunia)



