Jakarta - Masalah upah minimum menjadi topik hangat di
Indonesia, khususnya berkaitan dengan penetapan upah minium
provinsi/kabupaten (UMP/UMK) tahun depan. Negara mana dengan upah
minimum tertinggi dan terendah di dunia?
Dikutip dari
Therichest,com, Selasa (3/12/2013), dirangkum peringkat negara
berdasarkan upah minimumnya. Sejumlah negara menentukan upah minimumnya
berdasarkan umur pekerja. Upah minimum untuk pekerja berumur 16-18 tahun
berbeda dengan pekerja berumur 18-21 tahun. Selain itu, pengalaman juga
jadi faktor yang membedakan upah minimum.
Bahkan ada negara yang
memberikan upah minimum 25% lebih tinggi kepada pekerja dengan
keterampilan tertentu. Mau tahu negara dengan upah minimum terendah dan
tertinggi di dunia? Ini daftarnya.
Afganistan (terendah)
Upah minimum pekerja di Afganistan adalah US$
0,57/jam atau sekitar Rp 5.000/jam. Bila dihitung dengan mata uang
lokal, para pekerja Afganistan menghasilkan minimum 5.000 Afghani per
bulan, jadi bila bekerja dengan waktu penuh, si pekerja bisa mendapatkan
penghasilan minimum US$ 1.178 per tahun.
Di Afganistan, biaya
hidup memang relatif murah dibandingkan AS dan Eropa, namun upah minimum
tersebut tetap tidak proporsional. Satu bungkus susu di Afganistan saja
mencapai US$ 0,8 atau Rp 8.000, dan sebotol air US$ 0,74 atau Rp 7.400.
Makan malam di restoran murah bisa mencapai US$ 4 atau Rp 40 ribu, dan
secangkir kopi mencapai US$ 2 atau Rp 20 ribu.
Lalu, biaya sewa
apartemen 1 kamar tidur di pusat kota adalah US$ 250 atau Rp 2,5 juta
per bulan. Harga rumah di pusat kota adalah US$ 1.000 per meter persegi.
India (terendah)
Berdasarkan aturan pemerintah, pekerja di India harus memeproleh upah
minimum US$ 0,28 per jam atau Rp 2.800 per jam. Rata-rata pekerja di
India berpenghasilan minimum US$ 2-US$ 3 per hari, serta US$ 700 atau
sekitar Rp 7 juta per tahun. Dalam mata uang lokal, ini berarti 100-200
rupee per hari.
Meski biaya hidup di India rendah, namun sebotol
air minum dijual US$ 0,25 atau Rp 2.500. Sebungkus susu mencapai US$ 0,5
atau Rp 5.000, dan 12 butir telur dihargai minimal US$ 1 atau Rp
10.000.
Biaya sewa apartemen mencapai US$ 160 per bulan, dan harga rumah di pusat kota rata-rata US$ 1.000 per meter persegi.
Sierra Leone (terendah)
Di negara ini, untuk membeli burger Big Mac Anda harus kerja 5 hari
dulu. Tahun ini, upah minimum di negara ini adalah US$ 0,03 per jam atau
sekitar Rp 300 per jam. Seorang pekerja tetap di negara yang terletak
di Afrika ini minimum adalah US$ 6 per bulan atau Rp 60.000 per bulan.
Dalam setahun, minimum penghasilan mereka US$ 60 per tahun atau Rp
600.000 per tahun.
Biaya hidup di negara in sangat rendah, harga air bersih sebanyak 10 liter dijual US$ 0,2 atau Rp 2.000.
Selandia Baru (tertinggi)
Negara yang menjadi tempat syuting film Lord of The Rings ini mempunyai
aturan upah minimum US$ 11,8 per jam atau Rp 118.000 per jam. Ini
merupakan negara dengan upah minimum tertinggi ketiga di dunia.
Di
negara ini, pekerja dengan umur 18 tahun atau lebih mendapatkan gaji
minimum tersebut. Bila umur anda lebih muda, maka gaji minimumnya adlaah
US$ 8,95 per jam. Ini 298 kali lipat lebih tinggi dari Sierra Leone.
Seorang pekerja tetap di Selandia Baru mendapatkan gaji minimum US$
23.252 per tahun atau Rp 230 juta.

Namun, biaya hidup di Selandia
Baru cukup tinggi. Sebungkus susu dihargai US$ 2, sementara sebotol air
minum diharga US$ 2,6. Bila ingin menyewa apartemen 1 kamar tidur, anda
butuh US$ 1.100 atau Rp 11 juta per bulan.
sumber |
oke77.blogspot.com | http://finance.detik.com/read/2013/12/03/081812/2430606/4/mau-tahu-negara-dengan-upah-terendah-dan-tertinggi-ini-daftarnya?f991104topweek