Menurut Wagub DKI yang biasa disapa Ahok ini menilai siswa SMA 46 yang membajak bus harus didik. Bila mereka tak mendapatkan pendidikan, mereka malah bisa berubah menjadi bajingan.
Sebelumnya Ahok juga menyatakan kesetujuannya atas sanksi yang diberikan sekolah. Namun siswa-siswa itu tetap harus bersekolah di tempat yang lain. Menurutnya, tidak ada manfaatnya pelajar nakal menempuh pendidikan di sekolah negeri. Sebab, masih banyak siswa lain yang ingin bersekolah di sekolah negeri, tetapi mereka kalah bersaing dengan pelajar lainnya. Misalnya, anak-anak yang terlahir dari keluarga yang kurang mampu kemudian menempuh pendidikan di sekolah swasta yang kualitasnya jauh dari kata baik.
Basuki menegaskan,
Pemprov DKI akan mengalokasikan sebanyak 29 persen APBD DKI untuk
pendidikan. Maka, ia tidak mau peserta didik Jakarta menghasilkan
peserta didik yang hanya mengutamakan otot dibanding otak.sumber | oke77.blogspot.com | http://www.islamedia.web.id/2013/11/ahok-sebut-siswa-sma-46-jakarta-sebagai.html
total komentar :
|